Rotasoft.com

Review Bisnis Dan Usaha

limbah kulit manggis yang membawa berkah

Kulit Manggis Limbah Membawa Berkah

Limbah manggis dengan kandungan zat yang sangat bermanfaat salah satunya mengandung antioksidan super menjadi berkah setelah diolah menjadi suplemen kesehatan dan obat herbal

Popularitas buah manggis belakangan ini merangkak naik. Para ilmuwan botani menemukan kandungan antioksidan super dalam kulit buah manggis terbukti mampu menangkal pelbagai penyakit. Mulai dari yang ringan semacam sariawan, hingga yang ganas, seperti jantung, ginjal, diabetes, kanker, bahkan AIDS.

Manggis (Garcinia mangostana) berasal dari Asia Tenggara. Merupakan tanaman lokal  yang hanya tumbuh di hutan dan dataran tinggi tertentu yang beriklim tropis, seperti di Indonesia, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Filipina, Thailand, serta di Hawai dan Australia Utara. Indonesia adalah sentra penghasil manggis yang diekspor ke berbagai negara dunia, seperti Eropa dan Amerika.

limbah kulit manggis yang membawa berkah

Limbah kulit manggis saat ini diolah menjadi obat herbal untuk membantu kesehatan dan menjaga stamina tubuh

Manggis juga dikenal sebagai tanaman budidaya. Pertumbuhannya paling lambat tetapi umurnya paling panjang. Butuh waktu 10-15 tahun untuk mulai berbuah dan tingginya mencapai 10-25 meter. Buahnya kira- kira sebesar bola tennis, dengan kulit berwarna ungu kemerahan. Isi daging buahnya berwarna putih dan memiliki 4-8 ruas. Rasanya sedikit asam, manis dan pahit. Rasa pahit berasal dari bagian kulitnya.

Kandungan pada buah manggis

Berbeda dengan buah lainnya, pada buah manggis tidak ada yang dibuang. Daging buahnya, bijinya, sampai kulitnya bisa dieksferak menjadi makanan dan minuman kesehatan kelas premium.

Manggis ternyata mengandung banyak nutrisi. Ada serat dan karbohidrat serta mengandung banyak sekali vitamin, A, B2, B6, C, dan berbagai mineral, seperti zat besi, kalsium, dan kalium. Kandungan yang terdapat dalam daging buah manggis antara lain gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa.

Liska Yunitasari S.P. dalam bukunya ‘Gempur 41 penyakit dengan Buah Manggis’ menyebut manggis sebagai pangan fungsional (functional food), karena menyimpan berbagai manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Pada masyarakat tradisional, daging buah manggis biasa digunakan untuk mengatasi radang amandel, sariawan, disentri, wasir, luka atau borok,karena kemampuan anti-lnflamasi atau anti peradangan

Di beberapa negara, sejak lama manggis dijadikan sebagai bahan terapi, terutama bagian kulitnya, yang mencengangkan, kulit buah manggis yang biasanya dibuang sia-sia dan dikategorikan sebagai limbah, ternyata mengandung air, abu, lemak, protein, gula, dan karbohidrat yang sarat manfaat. Bahkan khasiatnya melebihi daging buahnya, karena kulit manggis kaya akan antioksidan, terutama antosianin, xanthone, tannin, dan asam fenolat.

Dalam kulit buah manggis, kandungan xanthone lah yang tertinggi, yaitu 40 persen. Dengan kandungan xanthone yang tinggi (123,97 mg/ml), kulit buah manggis dapat membunuh penyakit, memperbaiki sel yang rusak, serta melindungi sel-sel dalam tubuh.

Senyawa xanthone adalah antioksidan yang unik dengan kadar yang tinggi. Dari berbagai penelitian yang telah dimulai sejak tahun 1970, menunjukkan senyawa xanthone ini memiliki sifat sebagai antidiabetes, antibkanker, anti peradangan, hepatoprotektif, meningkatkan kekebalan tubuh, aromatase inhibitor, antibakteri, antifungi, dan antiplasmodial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

';